Minggu, 21 Oktober 2012

Sabar Dalam Cobaan Sahabat-Ku

Pernahkah tuhan menguji keimanan kita semua teman?

Kita cenderung mengatakan kalau kita ditimpa kesusahan maka kita sedang mendapat cobaan dan ujian dari Tuhan. Jarang sekali kalau kita dapat rahmat melimpah dan kebahagiaan kita teringat bahwa itu pun merupakan ujian dan cobaan dari Tuhan. Ada di antara kita yang tak sanggup menghadapi ujian itu dan boleh jadi ada pula di antara kita yang tegar menghadapinya.
Bukankah Tuhan tidak pernah memberikan beban yang melampui kemampuan manusia? Jadi jika kita menghadapi suatu masalah hadapilah masalah tersebut dengan penuh kepasrahan kepada-NYA. Hanya karena Dia-lah segala sesuatu ada dan tidak ada.

Setiap derap kehidupan kita merupakan cobaan dari Tuhan. Kita tak mampu menghindar dari ujian dan cobaan tersebut, yang bisa kita pinta adalah agar cobaan tersebut sanggup
kita jalani. Cobaan yang datang ke dalam hidup kita bisa berupa rasa takut, rasa lapar, kurang harta dan lainnya.

Bukankah karena alasan takut lapar saudara kita bersedia mulai dari membunuh hanya karena persoalan uang seratus rupiah sampai dengan berani memalsu kuitansi atau menerima komisi tak sah jutaan rupiah?

Bukankah karena rasa takut akan kehilangan jabatan membuat sebagian saudara kita pergi ke "orang pintar" agar bertahan pada posisinya atau supaya malah meningkat ke "kursi" yang lebih empuk?

Bukankah karena takut kehabisan harta kita jadi enggan berbagi rejeki kepada sesama?

Bersabarlah. Karena orang sabar akan selalu mendapat rahmat dan karunia Tuhan.

Memang tidak mudah menjadi orang sabar, biasanya kita akan cepat-cepat berdalih, "Yah.. Sabar kan ada batasnya." Atau lidah kita berseru, "Sabar sih sabar.. Saya sih kuat tidak makan enak, tapi anak dan isteri saya?" Memang, manusia selalu dipenuhi dengan pembenaran-pembenar an yang ia ciptakan sendiri.

Karena kita semua adalah adalah milik Tuhan dan kepadaNya-lah kita akan kembali.

Setiap musibah, cobaan dan ujian itu tidaklah berarti apa-apa, kita berasal dari-Nya, dan baik suka maupun duka, diuji atau tidak, kita pasti akan kembali kepada-Nya. Ujian apapun itu datangnya dari Tuhan, dan hasil ujian itu akan kembali kepada Tuhan.

Apakah kita rela bila mobil yang kita beli dengan susah payah hasil keringat sendiri tiba-tiba hilang?

Apakah kita rela bila proyek yang sudah di depan mata, tiba-tiba tidak jadi diberikan kepada kita, dan diberikan kepada saingan kita?

Apakah kita menjadi iri dan dengki kita bila melihat tetangga kita sudah membeli TV baru, mobil baru atau malah rumah baru?

Bisakah kita mengucap pelan-pelan dengan penuh kesadaran, bahwa semuanya dari Tuhan dan akan kembali kepada Tuhan?

Kita ini tercipta dari tanah dan akan kembali menjadi tanah. Bila kita mampu mengingat dan mengerti arti kalimat tersebut, di tengah ujian dan cobaan yang menerpa kehidupan kita, maka Tuhan akan memberikan "hadiah" yang setimpal di hari penghakiman nanti.

Sudah siapkah kita menerima "hadiah" yang akan di berikan oleh Tuhan di hari penghakiman

Rabu, 08 Agustus 2012

Belajar Kecerdasan Emosi

Apa itu kecerdasan emosi? Menurut Wikipedia, Kecerdasan Emosi atau Emotional Intelligence (EI) menggambarkan kemampuan, kapasitas, keterampilan atau, dalam kasus EI sifat model, kemampuan diri, untuk mengidentifikasi, menilai, dan mengelola emosi diri sendiri, orang lain, dan kelompok.

Mengapa begitu penting? Emosi berkaitan dengan keputusan dan tindakan. Jika emosi tidak dikelola dengan baik, masihkah berharap bahwa keputusan dan tindakan kita juga baik?

Dari berbagai literatur, saya menemukan ada 5 dasar kecerdasan emosi. Kelima dasar itu adalah

1. Mengetahui perasaan Anda dan menggunakannya untuk membuat keputusan dalam hidup Anda.
2. Mampu mengatur kehidupan emosional Anda tanpa dibajak oleh emosi-emosi negatif seperti depresi, marah, kebingungan, dan sebagainya.
3. Bertahan dalam menghadapi kemunduran dan menyalurkan dorongan Anda untuk mengejar tujuan-tujuan Anda.
4. Empati – membaca emosi orang lain tanpa mereka memberi tahu Anda apa yang mereka rasakan.
5. Penanganan perasaan. Termasuk kemampuan membaca dan mengartikulasikan emosi yang tersirat

Lalu siapa teladan kita dalam hal kecerdasan emosi? Tentu saja, tiada lain dan tiada bukan, teladan kita adalah Rasulullah saw. Banyak literatur yang membahas kecerdasan emosi, tetapi Al Quran dan Hadits-lah sumber rujukan utama kita.

Jika kita meneladani bagaimana cara Rasulullah saw berinteraksi dengan orang-orang sekitar beliau, dengan keluarga, bahkan dengan orang-orang yang menentang beliau, kita bisa petik bagaimana kecerdasan emosi beliau yang mengagumkan. Itulah praktek utama kecerdasan emosi.
Selanjutnya... dapatkan rahasia meningkatkan motivasi diri sekarang juga, sehingga Anda bisa berubah dengan cepat menjadi pribadi yang termotivasi, determinasi, dan pantang menyerah.

Selasa, 19 Juni 2012

Kedai Minos Subang

Kedai Minos Subang.

Tempat makan yang paling asik dan menyenagkan ada di kota subang. Bisa untuk makan , nongkrong , main playstation dan bisa browsing karena di sediakan free hotspot area di kedai minos.

Tempat makan dan hangout ini terletak di Jl. Pasar Baru Subang. 

Menu yang ada di kedai minos yaitu : 
1. Batagor kuah kering.
2. Batagor kuah basah.
3. Basotahu
4. Ati ampela crispi super pedas
5. Masakan chinese.
6. Masakan Eropa.
7. Minuman yang segar-segar.

Kedai minos juga menyediakan tempat untuk party dan acara ulang tahun. Dengan makanan yang variatif, bisa pesan delivery order.

Tempat ini sering ane kunjungi bersama temen-temen ane. bisa ngobrol abis sama temen, main playstation juga bisa browsing sepuasnya. Pokoknya asik deh buat makan dan nongkrong di kedai minos.

Di kedai minos juga ada minuman hangat yaitu kopi susu yang mantap rasanya.

 
Sahabat bisa lihat peta lokasinya di streetdirectory dibawah ini :

Minggu, 24 Juli 2011

Mahkota Dewa

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Perubahan tertunda ditampilkan di halaman iniBelum Diperiksa
Langsung ke: navigasi, cari
Buah mahkota dewa

Pohon Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa) dikenal sebagai salah satu tanaman obat di Indonesia. Asalnya dari Papua/Irian Jaya.

Buah mahkota dewa mengandung beberapa zat aktif seperti:

* Alkaloid, bersifat detoksifikasi yang dapat menetralisir racun di dalam tubuh
* Saponin, yang bermanfaat sebagai:
o sumber anti bakteri dan anti virus
o meningkatkan sistem kekebalan tubuh
o meningkatkan vitalitas
o mengurangi kadar gula dalam darah
o mengurangi penggumpalan darah
* Flavonoid
o melancarkan peredaran darah ke seluruh tubuh dan mencegah terjadinya penyumbatan pada pembuluh darah
o mengurangi kandungan kolesterol serta mengurangi penumbunan lemak pada dinding pembuluh darah
o mengurangi kadar risiko penyakit jantung koroner
o mengandung antiinflamasi (antiradang)
o berfungsi sebagai anti-oksidan
o membantu mengurangi rasa sakit jika terjadi pendarahan atau pembengkakan
* Polifenol
o berfungsi sebagai anti histamin (antialergi)

Tanaman atau pohon mahkota dewa seringkali ditanam sebagai tanaman peneduh. Ukurannya tidak terlalu besar dengan tinggi mencapai 3 meter, mempunyai buah yang berwarna merah menyala yang tumbuh dari batang utama hingga ke ranting.

Untuk memperpanjang masa simpan buah mahkota dewa, dapat dilakukan pengawetan dengan beberapa cara antara lain pendinginan, pengalengan, dan pengeringan. Pengeringan yang dilakukan pada buah mahkota dewa bertujuan mengurangi kadar air dalam bahan, sehingga air yang tersisa tidak dapat digunakan sebagai media hidup mikroba perusak yang ada di dalam bahan tersebut, dengan kata lain dapat memperpanjang masa simpan buah mahkota dewa tersebut. Kondisi pengeringan yang tepat akan menentukn mutu hasil pengeringan yang tinggi.

Nama lain mahkota dewa :

* Makuto Rojo
* Makuto Ratu
* Obat Dewa
* Pau (Obat Pusaka)
* Crown of God
* Boh Anggota Dewan

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Mahkota_dewa.
My FB : Kang Rachman

Buah Kawista

Kawista (Limonia acidissima syn. Feronia limonia) adalah kerabat dekat maja dan masih termasuk dalam suku jeruk-jerukan (Rutaceae). Tumbuhan yang dimanfaatkan buahnya ini sudah jarang dijumpai meskipun sekarang beberapa daerah mulai mengembangkannya. Kawista relatif tahan kondisi buruk (kering atau tanah salin) dan tahan penyakit. Asalnya adalah dari India selatan hingga ke Asia Tenggara dan Jawa.

Kawista dapat digunakan sebagai batang bawah bagi jeruk, namun memengaruhi rasa buah jeruk yang dihasilkan. Buah jeruk semacam ini dikenal sebagai "kajer" (dari "kawista" dan "jeruk") dan bisa ditemui di Galis, Madura.

Di Kabupaten Rembang dikembangkan sirup kawista.

Orang Jawa menyebutnya kawis.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Kawista.

Minggu, 24 April 2011

How PHP Works


When a user navigates in her browser to a page that ends with a .php extension, the request is sent to a web server, which directs the request to the PHP interpreter.


As shown in the diagram above, the PHP interpreter processes the page, communicating with file systems, databases, and email servers as necessary, and then delivers a web page to the web server to return to the browser.

Selasa, 30 November 2010

Syarat Dan rukun Ibadah Haji

Syarat nya adalah :
1. Baligh (Dewasa).

2. Aqil (Berakal).

3. Merdeka (Bukan Budak).

4. Istith'ah (Mampu).

Rukun Nya adalah :
1. Ihram (niat)

2. Wukuf di Arafah

3. Thawaf Ifadhah

4. Sa’i

5. Cukur

6. Tertib

7. Wajib Haji

8. Ihram yakni niat berhaji dari Miqot

9. Mabit di Muzdalifah

10. Mabit di Mina

11. Melontar Jumroh Ula, Wustho dan Aqobah

12. Thawaf Wada’

Rabu, 20 Oktober 2010

Sejarah tumbuhan alfalfa.

Alfalfa (Medicago sativa) adalah spesies tanaman yang dimanfaatkan sebagai makanan ternak (pakan) untuk sapi perah, kuda, sapi potong, domba, dan kambing.Alfalfa juga digunakan dalam sistem rotasi tanaman pangan karena dapat mengikat nitrogen, memperbaiki struktur tanah, dan mengontrol gulma untuk tanaman berikutnya yang akan dibudidayakan.Sejarah tertua mengenai tanaman ini berasal dari sisa-sisa alfalfa berusia 6000 tahun telah ditemukan di Iran.

Deskripsi
Alfalfa adalah tanaman sejenis tanaman herba tahunan yang memiliki beberapa ciri, yaitu berakar tunggang, batang menyelusur tegak dari dasar kayu dan tingginya berkisar 30-120 cm, serta daun tersusun tiga. Tangkai daun berbulu dan berukuran 5-30 mm.Kedalaman akar alfalfa dapat mencapai 2-4 meter. Saat memulai perkembangan batang, tunas aksiler di bagian bawah ketiak daun akan membentuk batang sehingga mahkota pada bagian dasar menjadi pangkal dan tunas aksiler di atas tanah membentuk percabangan. Perbungaan tersusun pada tandan yang padat dengan bunga kecil berwarna kuning.Tumbuhan ini mampu hidup hingga 30 tahun, bergantung dari keadaan lingkungan.Alfalfa juga memiliki bintil (nodul) akar yang mengandung bakteri Rhizobium meliloti sehingga dapat menambat atau mengikat nitrogen dari atmosfer untuk keperluan tumbuhan.

Kultivasi
Musim penanaman alfalfa biasanya berlangsung pada peralihan antara musim semi ke musim gugur, namun pertumbuhan utama terjadi pada akhir musim semi atau awal musim panas. Tumbuhan ini memerlukan waktu penyinaran yang panjang. Perkebangan perbungaan dari setiap kultivar alfalfa dapat berbeda satu sama lain karena lama penyinaran yang diperlukan juga berbeda. Alfalfa tahan terhadap herbisida seperti benazolin, bentazon, dan asam 2,4-Diklorofenoksiasetat. Apabila ingin menanam alfalfa saja (monokultur), terutama pada musim dingin, dapat digunakan propizamida untuk mencegah pertumbuhan gulma yang mengganggu.

Manfaat
Budidaya alfalfa sebagai pakan ternak dilakukan untuk beberapa tujuan, yaitu penggembalaan dan konservasi. Alfalfa dapat ditanaman sendiri ataupun sebagai campuran di antara rumput tropis dan sub-tropis. Bibit alfalfa juga banyak ditanaman sebagai kecambah untuk makanan manusia.Alfalfa banyak diproduksi karena nilai nutrisi dan produksinya yang menguntungkan, selain itu tanaman ini juga disebutkan memiliki rasa yang enak. Dibandingkan dengan pakan ternak dari tanaman lainnya, alfalfa memiliki kandungan protein dan kalsium yang tinggi, tetapi energi termetabolisme dan kadar fosfor di dalamnya relatif rendah. Alfalfa juga termasuk berserat rendah sehingga mudah mencapai rumen (perut besar) dan mudah dicerna oleh hewan ternak.
Dengan pemberian irigasi, tanaman alfalfa dapat memproduksi 25-27 ton per hektar kadar kering pada tahun pertama dan turun hingga 8-15 ton per tahun pada tahun ketiga. Produksi tersebut bergantung pada densitas tanaman, tingkat resistensi hama dan penyakit, aktivitas di musim dingin, dan hujan yang mempengaruhi kelembaban tanah. Dengan hasil produksi tersebut, penanaman alfalfa dapat meningkatkan produksi susu pada sapi. Alfalfa yang tumbuh sepanjang tahun ini juga mencegah terjadinya defisiensi (kekurangan) energi pada ternak dan memperbaiki atau meningkatkan padang rumput.
Sumber di http://id.wikipedia.org/wiki/Alfalfa.

Rabu, 22 September 2010

Minal Aidzin Wal fai'idzin

Sahabat bulan Ramadhan tekah meniggalkan kita semua.
Tetapi hati ini ingin rasanya berdiam lama di dalam bulan yang penuh berkah ini.

Semoga amalan kita di terima oleh Allah Swt.

Taqoballohu Minna wa mingkum shiyamana wa shiyamakum.

Senin, 06 September 2010

Sujud Syukur

Syujud syukur menurut bahasa adalah mensyukuri atas apa yang diberikan oleh Allah Swt. kepada kita.

Sahabat sudah sepantas nya kita bersyukur kepada allah dengan sudah yang kita dapatkan pada hari ini.

Maka dengan bersyukur kita akan mendapat tambahan nikmat dari Allah, seperti firman allah yang dicantumkan di dalam surah Ibrohiim(14) ayat 7 yang artinya :
"Barang siapa yang bersyukur maka akan kutambah nikmatnya dan barang siapa yang mengkufuri nikmatku maka akan mendapat adzab yang sangat pedih".

Sahabat marilah kita bersyukur dalam kondisi apapun kita dan dimanapun kita berada.

Lalatul Qadar

Lailatul Qadar atau Lailat Al-Qadar (bahasa Arab: لَيْلَةِ الْقَدْرِ ) (malam ketetapan) adalah satu malam penting yang terjadi pada bulan Ramadhan, yang dalam Al Qur'an digambarkan sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan. Dan juga diperingati sebagai malam diturunkannya Al Qur'an. Deskripsi tentang keistimewaan malam ini dapat dijumpai pada Surat Al Qadar, surat ke-97 dalam Al Qur'an.

Etimologi

Menurut Quraish Shihab, kata Qadar (قﺩﺭ) sesuai dengan penggunaannya dalam ayat-ayat Al Qur'an dapat memiliki tiga arti yakni [1]:

1. Penetapan dan pengaturan sehingga Lailat Al-Qadar dipahami sebagai malam penetapan Allah bagi perjalanan hidup manusia. Penggunaan Qadar sebagai ketetapan dapat dijumpai pada surat Ad Dukhan ayat 3-5 : Sesungguhnya Kami menurunkannya (Al-Quran) pada suatu malam, dan sesungguhnya Kamilah yang memberi peringatan. Pada malam itu dijelaskan semua urusan yang penah hikmah, yaitu urusan yang besar di sisi Kami
2. Kemuliaan. Malam tersebut adalah malam mulia tiada bandingnya. Ia mulia karena terpilih sebagai malam turunnya Al-Quran. Penggunaan Qadar yang merujuk pada kemuliaan dapat dijumpai pada surat Al-An'am (6): 91 yang berbicara tentang kaum musyrik: Mereka itu tidak memuliakan Allah dengan kemuliaan yang semestinya, tatkala mereka berkata bahwa Allah tidak menurunkan sesuatu pun kepada masyarakat
3. Sempit. Malam tersebut adalah malam yang sempit, karena banyaknya malaikat yang turun ke bumi, seperti yang ditegaskan dalam surat Al-Qadr. Penggunaan Qadar untuk melambangkan kesempitan dapat dijumpai pada surat Ar-Ra'd ayat 26: Allah melapangkan rezeki yang dikehendaki dan mempersempit (bagi yang dikehendaki-Nya)

Keistimewaan

Didalam surat Al-Qadar allah berfirman :
Al-Qur'an mulai diturunkan pada malam Lailatul Qadr, yang nilainya lebih dari seribu bulan. Dalam Islam dikatakan bahwa pada malam ini malaikat Jibril dan lainnya turun ke dunia untuk mengatur segala urusan. Pada surah al-Qadr ini diterangkan bahwa permulaan al-Qur'an diturunkan ialah pada malam Lailatul Qadr dan diterangkan juga ketinggian derajat malam ini.

Sumber id.wikipedia.org

Selasa, 17 Agustus 2010

Biografi Syeikh Sayyid Sabiq

Syaikh Sayyid Sabiq dilahirkan tahun 1915 H di Mesir dan meninggal dunia tahun 2000 M. Ia merupakan salah seorang ulama al-Azhar yang menyelesaikan kuliahnya di fakultas syari’ah. Kesibukannya dengan dunia fiqih melebihi apa yang pernah diperbuat para ulama al-Azhar yang lainnya. Ia mulai menekuni dunia tulis-menulis melalui beberapa majalah yang eksis waktu itu, seperti majalah mingguan ‘al-Ikhwan al-Muslimun’. Di majalah ini, ia menulis artikel ringkas mengenai ‘Fiqih Thaharah.’ Dalam penyajiannya beliau berpedoman pada buku-buku fiqih hadits yang menitikberatkan pada masalah hukum seperti kitab Subulussalam karya ash-Shan’ani, Syarah Bulughul Maram karya Ibn Hajar, Nailul Awthar karya asy-Syaukani dan lainnya.

Syaikh Sayyid mengambil metode yang membuang jauh-jauh fanatisme madzhab tetapi tidak menjelek-jelekkannya. Ia berpegang kepada dalil-dalil dari Kitabullah, as-Sunnah dan Ijma’, mempermudah gaya bahasa tulisannya untuk pembaca, menghindari istilah-istilah yang runyam, tidak memperlebar dalam mengemukakan ta’lil (alasan-alasan hukum), lebih cenderung untuk memudahkan dan mempraktiskannya demi kepentingan umat agar mereka cinta agama dan menerimanya. Beliau juga antusias untuk menjelaskan hikmah dari pembebanan syari’at (taklif) dengan meneladani al-Qur’an dalam memberikan alasan hukum.

Juz pertama dari kitab beliau yang terkenal “Fiqih Sunnah” diterbitkan pada tahun 40-an di abad 20. Ia merupakan sebuah risalah dalam ukuran kecil dan hanya memuat fiqih thaharah. Pada mukaddimahnya diberi sambutan oleh Syaikh Imam Hasan al-Banna yang memuji manhaj (metode) Sayyid Sabiq dalam penulisan, cara penyajian yang bagus dan upayanya agar orang mencintai bukunya.

Setelah itu, Sayyid Sabiq terus menulis dan dalam waktu tertentu mengeluarkan juz yang sama ukurannya dengan yang pertama sebagai kelanjutan dari buku sebelumnya hingga akhirnya berhasil diterbitkan 14 juz. Kemudian dijilid menjadi 3 juz besar. Belaiu terus mengarang bukunya itu hingga mencapai selama 20 tahun seperti yang dituturkan salah seorang muridnya, Syaikh Yusuf al-Qardhawi.

Banyak ulama yang memuji buku karangan beliau ini yang dinilai telah memenuhi hajat perpustakaan Islam akan fiqih sunnah yang dikaitkan dengan madzhab fiqih. Karena itu, mayoritas kalangan intelektual yang belum memiliki komitmen pada madzhab tertentu atau fanatik terhadapnya begitu antusias untuk membacanya. Jadilah bukunya tersebut sebagai sumber yang memudahkan mereka untuk merujuknya setiap mengalami kebuntuan dalam beberapa permasalahan fiqih.

Buku itu kini sudah tersebar di seluruh pelosok dunia Islam dan dicetak sebagian orang beberapa kali tanpa seizin pengarangnya. Tetapi, ada kalanya sebagian fanatisan madzhab mengkritik buku Fiqih Sunnah dan menilainya mengajak kepada ‘tidak bermadzhab’ yang pada akhirnya menjadi jembatan menuju ‘ketidak beragamaan.’

Sebagian ulama menilai Sayyid Sabiq bukanlah termasuk penyeru kepada ‘tidak bermadzhab’ sekali pun beliau sendiri tidak berkomitmen pada madzhab tertentu. Alasannya, karena beliau tidak pernah mencela madzhab-madzhab fiqih yang ada dan tidak mengingkari keberadaanya.

Sementara sebagian ulama yang lain, mengkritik buku tersebut dan menilai Syaikh Sayyid Sabiq sebagai orang yang terlalu bebas dan tidak memberikan fiqih perbandingan sebagaimana mestinya di dalam mendiskusikan dalil-dalil naqli dan aqli serta melakukan perbandingan ilmiah di antaranya, lalu memilih mana yang lebih rajih (kuat) berdasarkan ilmu. Apa yang dinilai para penentangnya tersebut tidak pada tempatnya. Sebenarnya buku yang dikarang Sayyid Sabiq itu harus dilihat dari sisi untuk siapa ia menulis buku itu. Beliau tidak menulisnya untuk kalangan para ulama tetapi untuk mayoritas kaum pelajar yang memerlukan buku yang mudah dan praktis, baik dari sisi format atau pun content (isi).

Di antara ulama yang mengkritik buku tersebut adalah seorang ulama hadits yang terkenal, Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani yang kemudian menulis buku ‘Tamaamul Minnah Bitta’liq ‘ala Fiqhissunnah”. Kitab ini ibarat takhrij bagi hadits-hadits yang terdapat di dalam buku fiqih sunnah.

Syaikh Sayyid Sabiq merupakan sosok yang selalu mengajak agar umat bersatu dan merapatkan barisan. Beliau mengingatkan agar tidak berpecah belah yang dapat menyebabkan umat menjadi lemah. Beliau juga mengajak agar membentengi para pemudi dan pemuda Islam dari upaya-upaya musuh Allah dengan membiasakan mereka beramal islami, memiliki kepekaan, memahami segala permasalahan kehidupan serta memahami al-Qur’an dan as-Sunnah. Hal ini agar mereka terhindar dari perangkap musuh-musuh Islam.

Beliau juga pernah mengingatkan bahwa Israel adalah musuh bebuyutan umat ini yang selalu memusuhi kita secara berkesinambungan. Beliau pernah bertemu dengan salah seorang pengajar asal Palestina yang bercerita kepada beliau, “Suatu kali saya pernah melihat seorang Yahudi sangat serius duduk menghafal Kitabullah dan hadits-hadits Rasulullah. Lalu saya tanyakan kepadanya, ‘Kenapa kamu melakukan ini.?’ Ia menjawab, ‘Agar kami dapat membantah kalian dengan argumentasi. Kalian adalah orang-orang yang reaktif dan sangat sensitif, karena itu kami ingin mengendalikan lewat sensitifitas kalian itu. Jika kami berdebat dengan kalian, kami akan menggunakan ayat-ayat dan hadits Nabi kalian. Kami juga akan menyebutkan sebagian permisalan dalam bahasa Arab yang mendukung permasalahan kami sehingga kalian bertekuk lutut terhadap seruan kami dan mempercayai kebenarannya.”

Sumber 1: www.alsofwah.or.id & www.myquran.org
Sumber 2: http://jacksite.wordpress.com/2007/10/03/biografi-syaikh-sayyid-sabiq/

Minggu, 15 Agustus 2010

Shaum Ramadhan 1431 H

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Sahabat Segala puji hanya mmilik allah semata. Karena dengan nikmat nyalah kita bisa kembali dihadapkan kepada salah satu bulan yang sangat mulia yaitu dimana bulan yang begitu banyak pahala dan amalan sunnah nabi Muhammad SAW.

Kita sebagai umat muslim diperintahkan dalam surah Al-baqarah(2) ayat 183 yang artinya:
"Hai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan sebelum kamu agar kamu menjadi orang yang bertaqwa".
Ayat diatas menunjukkan bahwa kita diwajibkan untuk bershaum selama satu bulan penuh.

Adapun hikmah Shaum di Bulan Ramadhan Yaitu :
1. Bau mulut orang yang berpuasa itu lebih wangi dari minyak wangi kasturi.
2. dibukanya pintu-pintu surga.
3. Muradah nya setan di belenggu.
4. Dibuka nya pintu rahmat dari Allah SWT.

Mudah-mudahan mukaddimah ini bisa bermanfaat bagi sahabat semuanya.

Rabu, 14 Juli 2010

Aduh baru kembali

Maaf sobat ane baru kembali dari kesibukanku.
Jadi jarang posting lagi nich.

Sabtu, 22 Mei 2010

Pemaaf sifat mulia

Salah satu di antara ajaran Islam yang sangat agung adalah ajaran untuk saling memaafkan. Memafkan berarti orang lain yang yang mempunyai kesalahan kemudian kita memberi maaf. Sementara kalau kita yang mepunyai kesalahan maka wajib bagi kita untuk meminta maaf.

Orang yang mulia adalah orang yang suka memafkan. Dalam sebuah hadis yang di riwayatkan oleh Abu Hurairah ra, bahwasannya Rasulullah saw bersabda:

Musa bin Imran as, berkata: Wahai Tuhanku diantara hamba-hamba-Mu, siapakah orang yang paling mulia dalam pandangan-Mu ? Allah Azza Wajalla menjawab, “ Orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas. “ ( HR. Imam Baihaqi )

Memafkan sesorang yang kita tidak mampu membalasnya adalah baik dan sedikit wajar, karena posisi kita pada saat itu lemah. Sementara memaafkan seseorang yang kita mampu untuk membalasnya adalah lebih baik dan lebih mulia karena pada saat itu posisi kita kuat dan bisa melakukan apa saja. Ketika seseorang berusaha untuk menjadi Pemaaf berarti ia telah berusaha untuk meniru sipat Allah Al-‘Afuwwu yang maha memafkan. Seorang yang memaafkan orang lain adalah orang yang menghapus luka hatinya akibat kesalahan yang di lakukan orang lain terhadapnya. M.Quraish Shihab dalam tafsirnya al-Misbah mengatakan, dalam kontek menghadapi kesalahan orang lain Allah swt menujukan tiga kelas manusia atau jenjang sikapnya sebagaimana yang terdapat dalam surat ali imran ayat 34, pertama : yang mampu menahan amarah atau al-Kazhimiin, yang bermakna “ penuh dan menutupnya dengan rapat “ seperti wadah yang penuh dengan air lalu di tutup rapat agar tidak tumpah. Ini mengisyaratkan bahwa perasaan tidak bersahabat masih memenuhi hati yang bersangkutan, pikirannya masih menuntut balas, tetapi ia tdak memperturutkan ajakan hati dan pikiran itu, ia menahan amarah. Ia menahan diri sehingga tidak mencetuskan kata kata buruk atau perbuatan negatif. Di atas tingkat ini adalah yang memaafkan atau al-Aafin, kata ini terambil dari kata al-Afwu yang biasa di terjemahkan dengan kata “ maaf “ kata ini antara lain berarti menghapus. Seseorang yang memaafkan orang lain adalah yang menghapus bekas luka hatinya akibat kesalahan yang di lakukan orang lain terhadpnya. Kalau dalam peringkat pertama di atas, yang bersangkutan baru sampai pada tahap menahan amarah, kendati bekas bekas luka hati itu masih memenuhi hatinya, maka pada tahap ini, Yang bersangkutan telah menghapus bekas bekas luka hati itu. Kini seakan-akan tidak pernah terjadi satu kesalahan atau suatu apapun. Namun, karena pada tahap ini, seakan akan tidak pernah terjadi sesuatu, maka boleh jadi juga tidak terjalin hubungan. Untuk mencapai tingkat ketiga, Allah mengingatkan bahwa yang di sukainya adalah orang orang yang berbuat kebajkan, yakni bukan yang sekedar menahan amarah atau memaafkan, tetapi justru yang berbuat baik kepada yang pernah melakukan kesalahan. Semua orang bisa bersabar apabila ia terpaksa bersabar karena tidak memiliki kemampuan lain untuk membalas. Tetapi yang lebih sempurna adalah apabila ia mampu bersabar padahal ia mempunyai kekuatan untuk marah atau melakukan pembalasan. Telah diterangkan dalam sebuah hadis bahwa di sisi Allah swt, tidak ada perkara yang lebih disukai selain dari melihat manusia yang menahan kemarahannya. Allah swt, kemudian memenuhi batin orang itu dengan keimanan. Di dalam hadis lain dikatakan barangsiapa mempunyai kekuatan untuk membalas, namun dia menahan kemarahannya, maka pada hari kiamat, Allah akan memanggil dia di hadapan semua makhluk dan menyuruhnya, “ Pilihlah bidadari-bidadari yang kamu sukai.”

Rasulullah saw. bersabda, “ orang yang paling kuat bukanlah orang yang dapat menjatuhkan orang kuat lainnya, tetapi orang kuat kuat yang sejati adalah yang dapat mengendalikan dirinya ketika marah”. Ali bin Imam Husain rah.a. suatu ketika sedang ditolong oleh hamba sahayanya untuk mengambil wudhu. Tiba-tiba lota (cerek) airnya jatuh dari tangan hamba sahaya itu dan mencederai wajah Ali rah.a. Ketika beliau melihat hamba sahaya itu dengan pandangan marah, hamba sahaya itu berkata bahwa Allah Swt, berfirman: “dan orang orang yang menahan amarahnya”.

Ali rah.a. kemudian berkata, “Aku menelan kemarahanku.”

Lalu hamba sahaya itu membaca lagi: “dan memaafkan kesalahan orang lain”.

Beliau menjawab, “Mudah-mudahan Allah mengampuni engkau.”

Lalu dia membaca: “dan Allah menyukai orang orang yang berbuat kebaikan”.

Maka beliau berkata, “Engkau sekarang telah bebas.”

Suatu ketika hamba lelaki beliau datang membawa mangkuk berisi kuah daging yang masih panas untuk disajikan kepada tamu. Tiba-tiba mangkuk itu jatuh dari tangannya dan menimpa kepala anak beliau yang masih kecil sehingga anak itu meninggal dunia seketika. Beliau kemudian berkata kepada hamba tersebut, “Kamu telah bebas”. Kemudian beliau bersiap-siap untuk memandikan dan mengafani anaknya. Sungguh berbahagia orang yang suka memberi maaf, tidak pernah menyimpan dendam di dalam hatinya. Karena ketika seseorang menyimpan dendam dalam hati, maka secara tidak sadar ia telah menyiksa dirinya. Semoga kita menjadi hamba-hamba Allah yang pemaaf, sehingga ikut andil dalam menciptakan suasana dunia yang damai , aman dan sentosa. Amin…

Pe

Menakar hukum FB dalam Islam

Beberapa waktu lalu, tersiar kabar bahwa salah satu organisasi Islam di Jawa Timur mewacanakan pengharaman facebook. Tentu saja kabar ini segera menarik respon banyak kalangan, baik dari masyarakat umum maupun Majelis Ulama Indonesia. Dalam wawancara di sebuah stasiun televisi, ketua MUI, H. Amidhan, membantah kalau pengharaman itu berasal dari MUI. Sementara, pendapat masyarakat yang diwawancarai mengenai pengharaman facebook oleh ulama ditanggapi dingin. Menurutnya, ulama yang mengharamkan facebook “kurang kerjaan”.

Ormas Islam dan Fatwa

Dalam Al Qur’an, terdapat perintah agar suatu masyarakat Islam mempunyai sekumpulan orang ahli dalam bidang agama. Sekelompok orang ini difasilitasi oleh masyarakat tersebut untuk menjadi kelompok cendekia. Tugas mereka setelah selesai belajar adalah kembali ke masyarakat untuk mengajarkan agama kepada mereka.

Tidak sepatutnya bagi orang-orang yang mukmin itu pergi semuanya (ke medan perang). Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya. (QS At Taubah [9]: 122)

www.sjdowntown.com

www.sjdowntown.com
Ayat ini setidaknya memberi ruang bagi kelompok-kelompok masyarakat untuk menyusun sendiri program keagamaan mereka. Sehingga, hampir setiap organisasi masyarakat yang berbasis agama Islam mempunyai semacam ‘majelis fatwa’. NU dan Muhammadiyah misalnya masing-masing mempunyai majelis fatwa dan majelis tarjih. Demikian juga dengan ormas Islam lainnya. Tujuan dari majelis atau dewan fatwa ini adalah untuk merumuskan hukum atas suatu masalah dengan metode istinbath (perumusan) hukum yang sesuai dengan faham masing-masing.

Selain majelis fatwa, beberapa organisasi dan pesantren juga mempunyai program rutin yang disebut pembahasan masalah (bahtsul masa’il). Kegiatan ini biasanya terbuka untuk umum dengan menghadirkan beberapa ahli sebagai narasumber. Topik yang dibahas bermacam-macam. Baik persoalan yang baru muncul maupun persoalan lama yang dianggap masih menyisakan perdebatan. Hasil dari pembahasan ini ada yang di publikasikan ke luar institusi, ada pula yang cukup hanya menjadi hasil kajian internal.

Hasil dari perumusan hukum yang dihasilkan oleh majelis fatwa dan kesimpulan dari bahtsul masa’il oleh institutsi Islam bukanlah fatwa secara mutlak. Sebab fatwa harus dikeluarkan oleh institusi yang resmi dan mengikat secara menyeluruh kepada umat Islam. Oleh karena itu, apapun yang dihasilkan, baik oleh mejelis fatwa dari satu ormas Islam maupun hasil kajian dari sebuah institusi keislaman seyogyanya dilimpahkan kepada Majelis Ulama Indonesia, sebagai institusi resmi di Indoensia. MUI inilah yang mempunyai kapasitas mengeluarkan fatwa.

Facebook dan Etika Islam

Facebook merupakan sebuah fitur yang memungkinkan seseorang berkomunikasi dengan banyak orang secara sangat mudah. Facebook menjadikan pertemanan semakin mudah dan dekat. Seseorang di Jakarta dapat memperoleh teman atau kenalan di New York dan berkomunikasi dengannya hampir di setiap saat dengan biaya sangat murah. Facebook juga memungkinkan mereka saling bertukar foto dan profil masing-masing sehingga lebih saling mengenal jauh lebih baik dari sekedar berkomunikasi lewat telpon.

Bagaimana dengan etika dalam komunikasi facebook? Sama halnya dengan komunikasi via telepon yang sudah lebih dulu digunakan, komunikasi via facebook juga menuntut etika tertentu. Meski secara teknis tidak ada pembatasan dalam hal berucap atau penayangan profil –bisa saja seseorang berkata-kata tidak senonoh atau menampilkan profil yang kurang bersusila- akan tetapi sanksi moral yang diperoleh justru lebih berat dan lebih cepat. Sebab dalam facebook, profil seseorang yang sudah menjadi “teman” dapat dilihat dan diakses oleh temannya yang lain. Karena itu, seseorang akan berpikir seribu kali jika dia ingin menampilkan sesuatu yang “jorok”. Itu sama saja dengan bertelanjang di muka umum.

Dalam etika Islam, sangat tidak disukai (baca: dilarang) seorang pria dan wanita yang bukan muhrim berdua-duaan. Rasulullah saw. Bersabda: “Janganlah sekali-kali seseorang di antara kalian bersunyi-sunyi dengan seorang perempuan lain kecuali disertai muhrimnya”. HR Bukhari dan Muslim.

Hadis di atas mengisyaratkan suatu prinsip dasar etika pergaulan dalam Islam berkaitan dengan hubungan laki-laki dan perempuan yang bukan muhrim. Prinsip tersebut adalah larangan pria dan wanita yang bukan muhrim untuk berduaan di tempat yang sunyi. Kalau kasusnya ditarik kepada kasus facebook, maka pertanyaannya adalah apakah berkomunikasi dalam facebook itu sama dengan atau sama bahayanya dengan berduaan di tempat sunyi. Jika sama, tentu hukumnya akan sama pula. Jika tidak, maka hukumnya tidak bisa dipersamakan. Dalam metodologi hukum Islam, metode ini disebut analogi atau qiyas.

Prinsip etika Islam lainnya dalam bergaul adalah larangan bergunjing, menhasut, berkata porno, serta perintah untuk mengucapkan sapaan yang baik, menjawab salam dan seterusnya. Prinsip-prinsip ini jika dapat diterapkan dalam pergaulan dan komunikasi facebook tentu menjadi pergaulan yang baik.

Kesimpulan
Dari paparan di atas, dapat difahami bahwa facebook sebagai alat dan media komunikasi menempati posisi bebas nilai. Seperti halnya telepon, surat menyurat, dan sebagainya, facebook tidak menempati posisi halal atau haram. Tatacara berkomunikasi, isi komunikasi, serta profil yang ditampilkan, itulah yang bisa dinilai. Apakah sesuai dengan norma dan etika Islam atau tidak. Seorang muslim selayaknya memperhatikan nilai-nilai akhlak Islam dalam setiap aktivitasnya, termasuk dalam menggunakan facebook.[]

Senin, 26 April 2010

Kebahagiaan Ku,.....

Ya Robb... Alhamdulillah Kau telah memberikan semuanya.
Ini hanya sekedar ucapan rasa syukurku kepada allah yang telah memberikan saya ni'mat yanbg begitu banyak.
Alhamdulillahirrobbi;'alamiin

Jumat, 02 April 2010

Langkah Awal Membuat Web

Langkah sebelum kita membuat web yaitu harus memperhatikan hal-hal yang di bawah ini :
1. Tentukan Tema, logo, warna, tujuan membuat web Dll.
2. Buat rancangan sistem (DFD, Normalisasi, ERD,Dll).
3. Buat databasenya.
4. Buat Lay out (Lay out besaerta pemotongan gambar, suara, animasi, Dll).
5. Buat template(pemasangan layout pada html dan Css).
6. Pengkodean (Coding:Seperti PHP,MySql).
7. Finishing (menambahkan asesories ke web yang sudah di buat).
Itulah beberapa hal dalam membuat website semoga bermanfaat untuk semua.

Rabu, 10 Maret 2010

CARA BURNING MP3 KE CD DENGAN NERO STAR SMART

1. masukan cd kosong
2. pilih program nero burning rom
3. muncul window dengan 4 table
- tabel 1 (paling kiri) untuk beri nama cd
- table 2 (sebelah kanan table 1) tempat file yg akan di burn
- table 3 (sebelahnya 2) untuk browsing file
- tabel 4 (paling kanan) file2 yg akan muncul dari browsing
4. ubah new dg nama yg dikehendaki (table 1)
5. browsing file di table 3 u/ mencari letak file2 yg dikehendaki, my computer > drive a/c/d > folder mp3 > file
6. file2 yg dcari dari table 3 akan muncul di table 4
7. highlight file2 di table 4 tersebut lalu hold dan drag ke table 2
8. file2 akan muncul di table 2
9. file2 di table 2 masih dalam kondisi ter-highlight lalu klik ikon yg seperti simbol api merah diatas tabel 2
10. proses burning akan berjalan tunggu sampai burning proses completed

Template by : kendhin x-template.blogspot.com